Kesalahan-Kesalahan Dalam Bisnis Di Media Sosial

By | February 10, 2020

Kesalahan Dalam memulai Bisnis Di Media Sosial – Berbisnis di media sosial memang menguntungkan. Tetapi jika salah cara yang didapat malah kerugian. Oleh sebab itu diperlukan trik berbisnis untuk mencegah kesalahan-kesalahan tersebut.

Kesalahan-Kesalahan Dalam Bisnis Di Media Sosial

Kesalahan-Kesalahan Dalam Bisnis Di Media Sosial

Berikut ini dijelaskan kesalahan bisnis di media sosial. Sebuah kekeliruan trik yang membuat bisnis tidak berkembang. Ini dia penjelasannya:

1. Tidak Mereview Produk

Kesalahan pertama adalah tidak mereview produk. Karena pebisnis fokus pada penawaran dan promosi saja. Padalah review produk penting untuk pemasaran.

Dengan adanya review produk calon pembeli bisa mengetahui detail produk yang ditawarkan. Sehingga mereka bisa langsung membeli atau sebaliknya. Maka dari itu unsur ini harus ada dalam bisnis.

Baca Juga : Fakta Youtube Yang Harus Diketahui Youtuber

2. Tidak Melakukan Analisis Viewer

Untuk berbisnis melalui media sosial jangan asal pilih viewer atau teman. Pastikan yang dipilih memang tertarik untuk membeli. Atau minimal grup yang isinya berhubungan dengan produk yang ditawarkan.

Untuk mengetahui viewer memang harus dilakukan analisis. Maksudnya pebisnis meneliti grup yang ada di media sosial. Silakan tag atau bergabung dengan grup yang sesuai dengan tema produk.

3. Pebisnis Kurang Responsif dan Komunikatif

Jika berniat membangun bisnis di media sosial, pastikan Anda responsif atas komentar maupun pesanan dari pelanggan. Karena ini bukti kalau bisnis yang dijalankan bukan abal-abal.

Dengan responsif dan komunikatif, pelanggan lebih senang bertransaksi. Karena pemesanannya langsung ditanggapi penjual. Itu artinya produk pesanannya juga cepat diproses.

4. Tidak Sabar Dalam Berbisnis

Berbisnis via media sosial dibutuhkan kesabaran. Karena tidak mungkin produk langsung laku. Yang terpenting promosinya harus tetap dilakukan dengan intensif.

Sambil menunggu pelanggan, penjual harus mempromosikan produk seluas-luasnya. Termasuk mencari teman atau bergabung dengan grup yang baru.

5. Tidak Konsisten Membuat Konten Produk

Orang lebih senang melihat penawaran yang konten produknya terus di-update. Itu menjadi bukti penjual tetap eksis dan memang real.

Justru pebisnis akan ditinggalkan pelanggan kalau kontennya itu-itu saja. Karena Anda dianggap bukan pebisnis profesional yang memiliki tim solid.

Jika kesalahan-kesalahan di atas dilakukan tentu bisnis tidak berkembang. Yang ada modal habis tanpa penghasilan yang sesuai.

Baca Juga : Cara Menyembunyikan Iklan Adsense

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *