Cara Budidaya Bengkoang Untuk Pemula

By | December 21, 2019

Cara Budidaya BengkoangBengkuang atau Pachyrizus erosus L. terklasifikasi sebagai tanaman menjalar. Di negara aslinya, Amerika tropis, bengkuang disebut dengan xicama atau jicama.

Cara Budidaya Bengkoang Untuk Pemula

Cara Budidaya Bengkoang Untuk Pemula

Bengkuang sangat bermanfaat bagi tubuh karena mengandung vitamin C dan B1, fosfor, gula, kalsium, inulin, rotenon, dan pachyrhizon.

Kandungan tersebut memiliki manfaat seperti menormalkan gula darah, memperkuat imun tubuh, mengatasi masalah pencernaan, dan mengobati penyakit kulit.

Mengingat manfaat bengkuang yang memang bekerja dengan baik untuk tubuh, banyak yang mencoba untuk membudidayakannya.

Beberapa langkah budidaya tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Varietas Bengkuang

Sebelum memutuskan untuk melakukaan budidaya bengkuang, kenali terlebih dahulu mengenai varietas bengkuang. Padaa umumnya, terdapat dua varietas yang biasa dibudidayakan seperti bengkuang genjah dan bengkuang badur.

Bengkuang genjah dapat dipanen ketika sudah berumur empat atau lima bulan setelah penanaman. Sedangkan bengkuang badur dapat dipanen apabila telah memasuki bulan ke tujuh hingga bulan ke sebelas pasca penanaman.

  1. Area Budidaya Bengkuang

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu agar  bengkuang dapat tumbuh secara maksimal.

Bengkuang dapat tumbuh di mana saja dengan maksimal ketinggian wilayah mencapai 1.500 mdpl. Suhu yang coocok untuk pertumbuhan dan perkembangan bengkuang adalah 25°C sampai dengan 28°C dengan pH tanah antara 4.5 – 8.

  1. Persiapan Budidaya Bengkuang

Terdapat dua cara untuk membudidayakan bengkuang yaitu menanam biji atau seleksi umbi. Biji yang dipakai haruslah biji yang sudah disimpan selama lebih kurang satu tahun lamanya. Sedangkan pemilihan umbi juga dapat dipilih berdasarkan kualitasnya.

  1. Penanaman dan Perawatan Bengkuang

Bengkuang ditanam dengan menyiapkan area tanam terlebih dahulu. Tanaman berumbi ini daapat dikembangkan di tanah langsung atau melalui pot. Poin pentingnya adalah penyediaan pancang untuk menopang dan menjaga tanaman ini agar tetap tumbuh dengan baik.

Perawatan bengkuang dapat dilakukan dengan penyiangan, penyemprotan, dan penyiraman yang dapat dilakukan dengan pengaturan jaraknya. Alasannya adalah bengkuaang bukanlah tanaman yang membutuhkan banyak air.

Jangan lupa untuk memberikan pupuk agar bengkuang tumbuh terawat.

Ketika bengkuang sudah memasuki masa panen, pemanenan dapat dilakukan dengan cara mencabut akar tanaman bengkuang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *